Ratusan siswa sabuk putih dari rayon se Ranting Kota Bojonegoro mengikuti latihan bersama di Sekretariat SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro.
Shteratebojonegoro.com | Kota – Usai menjalankan salat tarawih berjamaah di Mushola Al-Hikmah, sebanyak 220 siswa sabuk putih Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Rayon se-Ranting Kota Bojonegoro, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, mengikuti latihan bersama yang dipusatkan di Sekretariat SH Terate Cabang Bojonegoro, Jumat malam (13/3/2026).
Kegiatan latihan bersama tersebut diikuti oleh siswa reguler maupun privat. Materi yang diberikan meliputi senam dasar, jurus, kerohanian (ke-SH-an), serta pengarahan terkait persiapan tes calon warga.
Materi senam dasar dan jurus dipimpin langsung oleh Kangmas Nur Ali dan Kangmas Masyur, serta didampingi para pelatih dari rayon se-Ranting Kota Bojonegoro.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kangmas Herlan, Kangmas Ruju, Kangmas Djamari, Kangmas Bambang Prasetyo Budi, dan pelatih ranting Kangmas Nur Ali, Kangmas Mashur, Kangmas Margono.
Kangmas Herlan menyampaikan, bahwa latihan bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar siswa, tetapi juga bertujuan untuk menyempurnakan materi latihan yang telah diterima di masing-masing rayon.
Selain itu, Kangmas Herlan, juga menyampaikan tentang tiga hal prinsip di SH Terate yang wajib di laksanakan. Pertama, yaitu Persaudaraan, kedua Pengabdian tulus ikhlas tanpa pamrih, dan ketiga sebagai figur panutan ketauladanan.
“Latihan bersama kali ini diikuti oleh 220 siswa reguler dan privat. Selain mempererat persaudaraan, dari sisi kepelatihan juga dapat saling menyempurnakan materi yang telah diberikan di rayon masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kangmas Djamari menegaskan, bahwa terdapat banyak hal yang harus dipahami oleh siswa sebelum disahkan menjadi warga SH Terate. Sehingga setelah disahkan menjadi warga SH Terate nantinya tidak terbawa oleh arus mengikuti komunitas yang tidak jelas arah dan tujuannya.
“Cabang Bojonegoro melarang hal tersebut. Jadi setelah menjadi warga SH Terate kedepannya nanti tetap menjaga harkat dan martabat SH Terate. Melindungi dan mengembangkan ajaran sesuai dengan tujuan utama mendidik manusia yang berbudi pekerti luhur tahu benar dan salah serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Kangmas Ruju menambahkan, bahwa para siswa sabuk putih harus mampu mengatur waktu dengan baik. Hal ini karena pada tahap tersebut materi yang diberikan cukup berat, tidak hanya terkait bela diri tetapi juga pembinaan kerohanian. Selain itu juga sejumlah persyaratan kelengkapan lainnya dalam pengesahan.
“Semua siswa putih harus mampu memanfaatkan waktu sebaik mungkin serta memahami adab dan sopan santun,” tambahnya.
Sementara Koordinator Humas SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro, Kangmas Bambang Prasetyo Budi, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga dan siswa yang hadir serta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Selain itu, baik siswa maupun warga agar bijak dalam menyikapi berita berita yang bertebaran atau hoax, dan berhati-hati dalam berkomunikasi.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada saudara-saudara atas semangat dan keseriusannya dalam mengikuti latihan SH Terate. Dan seringlah membuka website resminya SH Terate Bojonegoro, yaitu Shteratebojonegoro.com agar tahu perkembangan informasi yang ada,” tandasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kesiapan para siswa sabuk putih dalam menghadapi proses pengesahan sebagai warga SH Terate.(Tim Humas Plat S)

