LATBER : Ketua Cabang Kabupaten Bojonegoro, Kakangmas Wahyu Subakdiono sedang memberikan pencerahan kepada ratusan siswa putih SH Terate dalam pembinaan akhir gelombang dua di Gedung Puslat Gantari Kirana.
Shteratebojonegoro.com | Cabang – Sebanyak 790 siswa sabuk putih Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) dari 11 ranting , Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggikuti pembinaan akhir gelombang kedua di Gedung Pusat Latihan (Puslat) Gantari Kirana, Minggu (24/5/2026) malam.
Ketua Cabang Kabupaten Bojonegoro, Kakangmas Wahyu Subakdiono menyampaikan, bahwa jiwa orang SH Terate wajib hukumnya percaya kepada Gusti Allah, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan segala perintah-Nya dan menjahui segala larangan-Nya, serta berani tidak takut mati atau meninggal dunia.

”Karena mati itu pasti. Jadi sehebat apapun manusia pada saatnya nanti pasti bakal mati,” kata Kakangmas Wahyu dalam wejangannya kepada ratusan siswa.
Karena itu, lanjut Kakangmas Wahyu, orang SH Terate agar selalu menanamkan kebaikan terhadap sesama, berbudi pekerti luhur, serta mengamalkan nilai “memayu hayuning bawana” dalam kehidupan sehari-hari.
”Teruslah berbuat kebaikan, saling welas asih terhadap sesama, sebagai bekal kelak menghadap Sang Pencipta,” imbuhnya.

Selain Ketua Cabang Kakangmas Wahyu, sejumlah tokoh sepuh SH Terate Cabang Bojonegoro juga turut memberikan arahan dan wejangan kepada para siswa yang mengikuti pembinaan akhir tersebut.
Kegiatan latihan bersama (Latber) yang diselenggarakan oleh Cabang Bojonegoro tersebut berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan jajaran sesepuh SH Terate Cabang Bojonegoro, pengurus cabang, ketua ranting, pelatih cabang dan ranting, humas cabang, serta Pamter.(Tim Humas Plat S)

