KEROHANIAN : Ketua SH Terate Cabang Kabupaten Bojonegoro Kakangmas Wahyu Subakdiono didampingi jajaran pengurus cabang sedang memberikan wejangan ratusan siswa putih dalam pembinaan akhir di Gedung Puslat Gantari Kirana.
Shteratebojonegoro.com | Cabang – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar pembinaan akhir tahun 2026 gelombang ketiga di Gedung Pusat Latihan (Puslat) Gantari Kirana, Senin malam (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 770 siswa putih dari 16 ranting di wilayah Cabang Bojonegoro.
Pembinaan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Acara dihadiri Ketua Cabang Bojonegoro Kakangmas Wahyu Subakdiono, Dewan Cabang Kakangmas Suwarno, jajaran pengurus cabang, sesepuh SH Terate Bojonegoro, ketua ranting, pelatih cabang dan ranting, humas cabang, serta Pamter.
Dalam wejangannya, Ketua Cabang Bojonegoro Kakangmas Wahyu Subakdiono menegaskan, bahwa orang SH Terate harus memiliki watak beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya, serta berani tidak takut mati.
”Karena mati itu pasti, yang hidup suatu saat pasti akan mati. Jika ajal sudah diminta oleh sang pemberi hidup, maka tidak ada tempat untuk menghindarinya,” kata Kakangmas Wahyu.

Kakangmas Wahyu juga menekankan pentingnya keberanian, sikap teguh dalam memegang prinsip, dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Masalah sepele atau kecil mengalah, tetapi jika menyangkut prinsip harus dibela sampai darah penghabisan,” ujarnya.
Selain itu, kata Kakangmas Wahyu, orang SH Terate juga harus menerapkan sikap “memayu hayuning bawana”, yakni menjaga keharmonisan antarsesama dan kelestarian alam.
“Goleko sangune urip, aja lali sangune pati. Carilah bekal hidup, tapi jangan lupa bekal mati untuk menghadap Sang Pencipta,” tandasnya.
Selain Ketua Cabang Kakangmas Wahyu, sejumlah tokoh sepuh SH Terate Cabang Bojonegoro juga turut memberikan arahan dan wejangan kepada para siswa yang mengikuti pembinaan akhir tersebut.(Tim Humas Plat S)

