KHIDMAT : SH Terate Ranting Kepohbaru, Cabang Bojonegoro, menggelar doa bersama dan tirakatan malam 1 Suro dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Shteratebojonegoro.com | Kepohbaru – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Kepohbaru, Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar doa bersama dan tirakatan malam 1 Suro dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Sekretariat SH Terate Ranting Kepohbaru, Senin (15/6/2026) malam.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB itu dihadiri Pengurus Ranting, Pamter Ranting, 96 calon warga SH Terate tahun 2026, 101 siswa sabuk jambon, koordinator rayon se-Ranting Kepohbaru, serta para pelatih ajaran.
Meski dikemas secara sederhana, kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari warga maupun undangan yang hadir. Acara turut dimeriahkan penampilan Hadroh Al-Falah dari sedulur SH Terate.
Kegiatan tersebut difokuskan sebagai momentum refleksi diri dalam menyambut bulan Suro atau Muharram. Selain itu, peserta diajak untuk meningkatkan keprihatinan, memperbaiki diri, serta memperkuat nilai-nilai budi luhur dalam kehidupan sehari-hari. Acara diawali dengan doa bersama untuk para leluhur SH Terate.

Dalam sambutannya, Penasihat SH Terate Ranting Kepohbaru, Kangmas Kaswin, mengimbau seluruh warga SH Terate dan koordinator rayon untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Suro.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di bulan Suro ini, serta mendoakan adik-adik calon warga agar diberikan kelancaran dalam menjalani prosesi pengesahan menjadi warga SH Terate tahun 2026,” ujarnya.
Memasuki acara doa bersama, seluruh peserta mengikuti pembacaan Surah Yasin dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Kangmas Sulaiman.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustaz Samsudin atau yang akrab disapa Ustaz Udin dari Pondok Pesantren Darul Istiqomah, yang juga merupakan warga SH Terate. Dalam ceramahnya, Ustaz Udin menjelaskan makna bulan Suro atau Muharram sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri.
Menurut Ustaz Udin, meskipun banyak calon warga yang akan segera disahkan dan merasakan kebahagiaan, namun tidak boleh terlena oleh rasa bangga semata. Bulan Muharram harus menjadi pengingat bagi setiap insan untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat akhlak.
“Bulan Muharram mengajarkan kita untuk selalu bercermin dan melakukan introspeksi diri. Dengan demikian, di tahun yang baru ini kita dapat menjadi manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah,” tuturnya.
Kegiatan doa bersama dan tirakatan malam 1 Suro tersebut berlangsung tertib, lancar dan khidmat, penuh kekeluargaan hingga acara berakhir.(Tim Humas Plat S)

