Ratusan warga dan siswa SH Terate Sumberarum, Ranting Dander, Cabang Kabupaten Bojonegoro, menggelar selamatan dan puter gelang sambut malam 1 Suro.
Shteratebojonegoro.com | Dander – Dalam rangka menyambut Malam 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Rayon Sumberarum, Ranting Dander, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar selamatan dan doa bersama untuk para leluhur SH Terate, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SDN Sumberarum 1, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, tersebut diikuti sekitar 175 warga dan siswa SH Terate. Suasana khidmat, sakral, dan penuh nuansa spiritual mewarnai jalannya tirakatan yang menjadi agenda rutin tahunan organisasi.
Ketua Rayon Sumberarum, Mas Rudi Hartono, mengatakan, bahwa Malam 1 Suro merupakan momentum yang sangat sakral bagi warga SH Terate. Selain menjadi sarana introspeksi diri, momen ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pengesahan warga baru.
“Bagi keluarga besar SH Terate Rayon Sumberarum, peringatan Malam 1 Suro merupakan ajang silaturahmi besar antar kadang dulur sekaligus pelaksanaan selamatan dan doa bersama untuk mengenang serta mendoakan para leluhur SH Terate,” ujarnya.
Selain prosesi selamatan, kegiatan juga diisi dengan tirakatan, renungan, dan puter gelang yang menjadi tradisi wajib dan telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh warga SH Terate. Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh para sesepuh sebagai bentuk pelestarian ajaran luhur organisasi.

Rangkaian acara diawali dengan pemotongan tumpeng dan siraman rohani sebelum dilanjutkan dengan kegiatan puter gelang. Pada kesempatan tersebut, SH Terate Rayon Sumberarum juga menghadirkan sesepuh Ranting Dander, Kangmas Samir, yang merupakan salah satu tokoh yang turut berperan dalam berdirinya SH Terate Ranting Dander.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh ketenangan. Suasana hening dan heneng menjadi landasan spiritual yang memperkuat makna peringatan Malam 1 Suro bagi seluruh peserta.
”Bagi warga SH Terate, peringatan Malam 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Jawa dan Islam. Lebih dari itu, momen sakral ini mengandung nilai filosofis, spiritual, serta organisasional yang mendalam sebagai upaya memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi, dan meneladani ajaran para leluhur,” pungkasnya.(Tim Humas Plat S)

