Parapatan rayon yang digelar di Balai Desa Campurejo
Shteratebojonegoro.com – Parapatan Rayon yang merupakan program organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Kota Bojonegoro, Cabang Bojonegoro kini memasuki hari keempat.
Pada Selasa (03/02/2026), Parapatan rayon dengan agenda laporan kegiatan dan pemilihan koordinator rayon periode 2026-2029 ini di gelar di tiga wilayah, yakni rayon Klangon, Rayon Dishub dan Rayon Campurejo.
Pelaksanaan parapan rayon di Rayon Klangon dilaksanakan di Balai Kelurahan Klangon, Rayon Dishub dilaksanakan di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro dan Parapatan Rayon Campurejo dilaksanankan di Balai Desa Campurejo, Bojonegoro, Jawa Timur.
Parapatan Rayon Campurejo dipimpin dua perwakilan ranting yakni Kangmas Bambang Prasetyo Budi dan Kangmas Fendi Sugiarto serta dihadiri langsung oleh Kepala Desa Campurejo yang juga Warga SH Terate Edy Sampurno.
Dalam sambutannya Kepala Desa Campurejo menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap partisipasi warga SH Terate dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Desa Campurejo.
Sementara itu Koordinator Rayon Campurejo, Mas Addy Rudianto, memaparkan beberapa capaian kinerja rayon Campurejo diantaranya adalah Bakti sosial dan santunan anak yatim yang rutin dilaksanakan setiap tahun, pembinaan atlit dan calon atlit dengan membentuk Campurejo Silat Akademi (CSA).

“Alhamdulillah sejak tahun pertama berdiri pada 2020, Rayon Campurejo mampu mengantarkan siswa menjadi warga, meskipun jumlahnya turun naik setiap tahun. Kita juga melaksanakan latihan untuk para atlit dan calon atlit dengan membentuk wadah yang kami beri nama Campurejo Silat Akademi,” kata lelaki yang akrab disapa mas Rudi ini.
Sebagai perwakilan Ranting Kota Bojonegoro, Kangmas Bambang Prasetyo Budi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas fasilitas yang disediakan pemerintah Kelurahan Campurejo sehingga pelaksanaan Parapatan rayon di wilayah ini berjalan dengan lancar dan sukses.
Kepada semua warga SH Terate di Campurejo, Kangmas Bambang menegaskan pentingnya memperat persaudaraan, sebab SH Terate pada dasarnya adalah perguruan yang dikelola dengan organisasi sebagai aturan formal. Untuk itu setiap warga SH Terate harus ikhlas dan tanpa pamrih dalam mengembangkan SH Terate di wilayahnya, dengan mengedepankan sikap saling asah, asih dan asuh.
Mas Bambang juga menceritakan bahwa SH Terate di Bojonegoro tidak lepas dari semangat untuk mencetak prestasi. Dikatakan Mas Bambang, sebagai upaya mencetak atlit atlit SH Terate yang mumpuni dan berprestasi, SH Terate Cabang Bojonegoro telah menggelar pertandingan antar ranting yang hingga saat ini sudah ke 19 kalinya. Pertandingan antar ranting yang pertama dilaksanakan tahun 1987 dan dia adalah salah satu atlit yang berhasil menjadi juara satu kelas B.
“Kebetulan saya ini menjadi pelaku sejarah pertama digelarnya pertandingan antar ranting. Pada masa itu belum ada fasilitas seperti sekarang. Belum ada matras, alasnya hanya terpal yang dikasih sekam atau damen. Belum ada body protector. Tapi kami pada saat itu sangat bersemangat untuk mengukir prestasi. Dan Alhamdulillah saya berhasil menjadi juara satu untuk kelas B,” kata Mas Bambang.

Kangmas Bambang juga berpesan, seluruh warga yang hadir untuk selalu menjaga nama baik SH Terate. Dikatakan, saat ini banyak informasi informasi hoax yang mendiskreditkan SH Terate khusunya dalam hal organisasi. Dia menegaskan baik secara perguruan maupun secara organisasi SH Terate hanya ada satu. Yaitu yang berpusat di Madiun. Untuk itu dia mengimbau agar semua warga SH Terate menunjukkan loyalitasnya dengan tidak bergabung dengan komunitas komunitas yang justru dinilai negatif di masyarakat.
“Sebagai warga SH Terate kita harus selalu menunjukkan sikap loyal atau setia pada organisasi sesuai ajaran fundamental Persaudaraan Setia Hati Terate berbunyi “Manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimatikan, tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya sendiri atau ber-SH pada diri sendiri”. Ini menekankan keteguhan mental, spiritual, dan integritas diri di atas fisik,” papar Kangmas Bambang.
Selanjutnya acara parapatan rayon dilanjutkan dengan musyawarah untuk memilih tiga calon koordinator rayon yang akan diusulkan kepada ketua ranting untuk ditetapkan sebagai koordinator rayon.
Musyawarah dipimpin oleh Kangmas Fendi Sugiarto, dan secara aklamasi mengusulkan 1. Mas Addy Rudianto, SH, 2. Mas Eko Waluyo, 3. Mas Nova Noviyanto sebagai calon koordinator Rayon periode 2026 – 2029. (Tim Humas S)

