Para peserta serius mendengarkan pesan Kangmas Moerjoko HW di Diklat Humas Level Intermediate dalam meningkatkan pengetahuan dan profesionalitas Humas SH Terate di Graha Krida Budaya Madiun.
Shteratebojonegoro.com – Di bawah langit Madiun yang teduh, Graha Krida Budaya menjadi saksi berkumpulnya para penjaga kata dan citra Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate), Pusat Madiun.
Selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (10–11 Januari 2026), Organisasi SH Terate Pusat Madiun menggelar Diklat Humas Level Intermediate, sebuah ikhtiar sunyi namun bermakna untuk merawat amanah persaudaraan di tengah arus zaman.
Para peserta perwakilan humas SH Terate dari seluruh penjuru Jawa Timur hadir, menyatukan langkah dan niat dengan penuh kesungguhan.
Kegiatan diklat dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pusat, Kangmas Issoebijantoro, dan sekaligus secara simbolis menyerahkan peralatan peserta kepada penyelenggara diklat didampingi Ketua Umum Kangmas Moerjoko HW, sebagai tanda dibukanya diklat Humas Level Intermediate.
Ketua Umum, Kangmas Moerjoko HW, dalam arahannya mengingatkan para peserta agar mengikuti diklat dengan disiplin dan kesungguhan hati. Karena pentingnya peningkatan kapasitas humas sebagai garda terdepan komunikasi organisasi.

Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal nyata, terutama dalam menghadapi ruang media sosial yang kian luas dan sensitif.
“Semoga diklat ini bermanfaat, khususnya dalam bermedia sosial yang baik, santun, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Diklat ini bukan sekadar ruang belajar teknis, melainkan ruang penguatan. Kangmas Moerjoko mengungkapkan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan profesionalitas Humas SH Terate, agar mampu menjalankan tugasnya secara tepat, berimbang, dan beretika.
Pada pelaksanaan diklat humas yang kedua ini, kepercayaan benar-benar diberikan secara profesional. Amanah yang dipikul para humas diharapkan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, sehingga SH Terate terus tumbuh, berkembang, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Di Graha Krida Budaya, kata-kata dirawat, sikap ditempa, dan persaudaraan diteguhkan. Dari Madiun, humas SH Terate pulang membawa bekal bukan hanya pengetahuan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga marwah organisasi di setiap ruang publik yang disentuh.(tim humas plat s)

