FOTO BERSAMA : Klub Brotoseno SH Terate Ngambon Raih Juara Umum II di 1st Raja Airlangga Regional Championship.
Shteratebojonegoro.com – Klub pembinaan prestasi pencak silat Brotoseno SH Terate Ranting Ngambon, Cabang Kabupaten Bojonegoro, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kejuaraan pencak silat kategori usia dini dan pra remaja.
Dalam 1st Raja Airlangga Regional Championship 2026, klub Brotoseno memberangkatkan 15 atlet, dan seluruhnya berhasil meraih medali. Bahkan, satu atlet dari kategori usia dini sukses menyabet dua nomor lomba sekaligus. Total 16 medali yang diraih mengantarkan Brotoseno meraih Juara Umum II pada kejuaraan tersebut.
Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Tapak Suci Pimda 022 Bojonegoro bekerja sama dengan SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, serta berkolaborasi dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Bojonegoro. Event bergengsi ini diikuti oleh 490 pesilat dari berbagai perguruan dan klub pencak silat, mulai kategori usia dini hingga remaja, dan digelar pada 9–11 Januari 2026 di GOR MTs Muhammadiyah Kedungadem.
Ketua Klub Brotoseno, Kangmas Agus Susanto, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para atlet. Ia mengapresiasi perjuangan dan kedisiplinan atlet selama masa persiapan.
“Setiap hari mereka berlatih, mulai dari persiapan fisik, penguasaan teknik, hingga penguatan mental bertanding. Semua dipersiapkan dengan sungguh-sungguh,” jelas Kangmas Agus, yang juga Ketua SH Terate Ranting Ngambon ini.

Prestasi Juara Umum II ini tidak diraih secara instan. Peran pelatih prestasi Brotoseno, Mas Teguh Budi, turut menjadi kunci keberhasilan. Ia menuturkan bahwa para atlet menjalani latihan rutin setiap hari, baik siang maupun malam.
“Latihan di klub Brotoseno bukan hanya untuk satu event saja, tetapi merupakan pembinaan jangka panjang yang berkelanjutan. Ada atau tidak ada kejuaraan, kami tetap berlatih,” ungkap Mas Teguh.
Dengan raihan prestasi di ajang Raja Airlangga Regional Championship ini, diharapkan dapat menjadi motivasi dan pemantik semangat bagi atlet-atlet lain di lingkungan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Ngambon.
“Bagi atlet yang telah berprestasi, jangan cepat berpuas diri. Justru ini harus menjadi pemicu semangat untuk terus berlatih, karena usia mereka masih sangat belia dan peluang meraih prestasi lebih tinggi masih terbuka lebar,” pungkasnya.(Humas Plat S)

