Atlet usia dini Padepokan Sumur Gumiling foto bersama dan menunjukkan piala juara dalam Kejuaraan Pencak Silat Raja Airlangga 2026.
Shteratebojonegoro.com – Atlet Padepokan Sumur Gumiling Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Bojonegoro berhasil meraih Juara Umum II dalam Kejuaraan Pencak Silat “Raja Airlangga 2026” kategori usia dini yang memperebutkan Piala Bupati Bojonegoro. Kejuaraan tersebut digelar di Gedung SMA Muhammadiyah Kedungadem 3, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada 9–11 Januari 2026.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 36 klub dengan total 450 atlet, di antaranya 102 atlet usia dini.
Pelatih atlet usia dini Padepokan Sumur Gumiling, Mas Fendik Sugiharto, mengatakan, pihaknya memberangkatkan enam atlet usia dini dan berhasil meraih prestasi gemilang berupa 4 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Adapun para atlet peraih prestasi tersebut yakni:
Dewi Maulida Umaiyah, Juara I Laga Kelas Under B Putri Usia Dini 1
Chika Khansa Ayu Pramudia, Juara I Laga Kelas L Putri Usia Dini 2
Muchamad Ziidan El-Rosyid, Juara I Laga Kelas J Putra Usia Dini 2
Zhaky Argiya Wisezha Hartanto, Juara I Laga Kelas Under B Putra Usia Dini 2
Almira Alexzi, Juara II Seni Tunggal Putri Usia Dini Tangan Kosong
Bintang Felda Alvaro, Juara III Laga Kelas B Putra Usia Dini 2
“Latihan baru berjalan sekitar tiga bulan, namun pencapaiannya sudah sangat luar biasa. Alhamdulillah Padepokan Sumur Gumiling bisa meraih Juara II,” ujar Mas Fendik Sugiharto.

Sementara Mas Imam Taufik mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Cabang SH Terate Bojonegoro atas dukungan penuh yang diberikan dalam pembinaan atlet usia dini.
“Terima kasih atas support penuh dari pengurus dan pembina Cabang Bojonegoro. Tanpa dukungan tersebut, hasil maksimal ini tidak akan terwujud,” kata Mas Taufik saat diwawancarai humas plat s.
Lebih lanjut, Mas Taufik menjelaskan, bahwa latihan pencak silat usia dini di SH Terate tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga penanaman nilai budi pekerti luhur melalui olahraga fisik yang sehat. Hal ini sebagai upaya menjaga generasi muda dari pengaruh budaya negatif luar serta melestarikan budaya bangsa melalui pencak silat.
“Di SH Terate sudah difasilitasi pertandingan untuk usia dini. Bahkan telah disiapkan agenda SH Terate Kids yang digelar secara berkala intern organisasi SH Terate se Bojonegoro,” tandas Mas Taufik yang juga pelatih atlet usia dini.(tim humas plat s)

