LATIHAN BERSAMA : Puluhan siswa sabuk putih sedang mendapatkan wejangan dari warga SH Terate Rayon Panjang, Ranting Kedungadem di lereng gunung slili.
Shteratebojonegoro.com – Kabut tipis masih menyelimuti kawasan Gunung Slili, Minggu pagi (08/02/2026). Udara sejuk yang menusuk kulit perlahan terhangatkan oleh semburat sinar matahari dari ufuk timur.
Di tengah suasana alam yang asri itu, puluhan siswa sabuk pethak (putih) bersama warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Rayon Panjang, Ranting Kedungadem, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, melangkah mantap mendaki lereng gunung untuk melaksanakan kegiatan sambang sedulur dan latihan bersama.
Medan yang cukup menantang dengan jalan setapak penuh semak dan kontur perbukitan tidak menyurutkan semangat para peserta. Mereka berjalan kaki menuju Sub Rayon Dukuh Malangbong, Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Sebanyak 17 siswa sabuk pethak turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka didampingi para pelatih serta warga SH Terate yang dengan penuh semangat membersamai perjalanan panjang tersebut.
Dukuh Malangbong sendiri dikenal sebagai pedukuhan terjauh di Desa Panjang, berjarak sekitar delapan kilometer dari pusat desa. Lokasinya berada di tengah kawasan hutan jati dan dikelilingi lereng pegunungan, menjadikannya wilayah yang relatif terpencil. Namun, keterbatasan jarak dan medan justru menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga SH Terate.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan latihan bersama yang dipandu oleh para pelatih utama Rayon Panjang, yakni Mas Aris, Mas Hendrik, dan Mas Prasetyo. Latihan difokuskan pada pembentukan disiplin, ketahanan fisik, serta penguatan mental dan budi pekerti para siswa.
Turut hadir pula para sesepuh SH Terate Rayon Panjang, di antaranya Mas Prapto, Mas Jais, dan Mas Yanto, beserta jajaran pengurus rayon dan warga SH Terate lainnya. Kehadiran para sesepuh memberikan suntikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para siswa agar tetap konsisten dalam berlatih dan menjaga nilai-nilai luhur perguruan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Rayon Panjang, Kangmas Muljani. Dalam wejangannya, ia menekankan pentingnya rasa persaudaraan sebagai fondasi utama dalam Perguruan SH Terate.
Ia juga menegaskan bahwa SH Terate merupakan perguruan yang bersifat universal, tidak membedakan latar belakang suku, agama, maupun ras.
“Perguruan SH Terate sangat menjunjung tinggi rasa persaudaraan yang harus dimiliki oleh setiap warganya,” tandas Kangmas Muljani.
Melalui kegiatan sambang sedulur dan latihan bersama ini, SH Terate Rayon Panjang tidak hanya membina kemampuan pencak silat, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan sejati yang terus hidup di tengah alam dan masyarakat.(Tim Humas Plat S)

