Sebenyak 249 siswa se-Ranting Kota Bojonegoro antusias mengikuti latihan bersama yang dilaksanakan di lapangan Padepokan SH Terate Cabang Bojonegoro jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro.
Shteratebojonegoro.com – Dalam rangka penyamaan materi latihan, Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Kota Bojonegoro, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar latihan bersama yang diikuti enam rayon, Jum’at malam (06/02/2026).
Sedikitnya 249 siswa se-Ranting Kota Bojonegoro antusias mengikuti latihan bersama yang dilaksanakan di lapangan Padepokan SH Terate Cabang Bojonegoro jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro. Kegiatan dipimpin langsung oleh seluruh koordinator rayon yang berpartisipasi.
Latihan bersama yang diikuti siswa putih baik yang reguler maupun privat, dipimpin oleh tiga orang pelatih ranting, yaitu Mas Nur Ali, Mas Margono, dan Mas Mashur, serta para pelatih rayon. Dimana setiap rayon mengirimkan dua pelatih. Hadir pula dalam kegiatan latihan bersama para pengurus ranting diantaranya Kangmas Djamari dan Kangmas Bambang Prasetyo Budi.
Pelatih Ranting Kota, Mas Margono kepada Tim Humas Plat S menjelaskan, bahwa latihan bersama, selain sebagai ajang silaturrahmi juga untuk lebih menyempurnakan materi.
“Latihan bersama kali ini diikuti oleh 249 siswa reguler dan privat. Selain mempererat persaudaraan, dari sisi kepelatihan juga bisa saling menyempurnakan materi, sehingga siswa dapat lebih fokus dalam berlatih,” terang Mas Margono.
Di tempat yang sama, Kangmas Djamari yang mewakili Ketua Ranting Kota Kangmas Tri Wahyu Utomo mengapresiasi seluruh warga dan siswa SH Terate yang hadir dalam kegiatan tersebut.
”Saya mewakili Mas Tri Wahyu Utomo yang saat ini sedang bertugas mengikuti parapatan luhur di Madiun, menyampaikan apresiasi kepada saudara saudara atas semangat dan keseriusan saudara semua dalam mengikuti latihan SH Terate,” kata Kangmas Djamari.

Kangmas Djamari menambahkan, sebagai calon warga, siswa putih harus benar benar mampu membagi waktu, sebab pada tahap ini, materi yang diberikan mulai berat, sehingga waktu yang dibutuhkan cukup lama.
”Untuk itu semua siswa putih harus bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin,” tambahnya.
Sementara itu, Kangmas Bambang Prasetyo Budi dalam kesempatan ini memberikan wejangan tentang ajaran SH Terate. Sebagai calon warga, para siswa putih dituntut memahami panca dasar SH Terate. Selain itu, tujuan SH Terate adalah mendidik manusia berbudi pekerti luhur tahu benar dan salah.
”Untuk itu warga SH Terate harus punya kepercayaan diri dan berprinsip berani karena benar, takut karena salah, serta menjaga keharmonisan alam dengan falsafah Memayu Hayuning Bawana,” papar Kangmas Bambang.
Untuk diketahui, bahwa latihan bersama adalah program rutin yang harus dilaksanakan oleh setiap ranting dan diikuti seluruh siswa dari setiap rayon yang bertujuan untuk menyamakan materi. (Tim Humas Plat S)

