LATIHAN BERSAMA : Ketua Ranting Kota, Kangmas Tri Wahyu Utomo sedang memberikan wejangan terhadap ratusan siswa sabuk putih SH Terate usai kegiatan.
Shteratebojonegoro.com | Kota – Mendekati Bulan Sura yang merupakan waktu yang paling bersejarah bagi para calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate), segala bentuk persiapan terus disosialisasikan oleh para pelatih kepada para calon warga pengesahan tahun 2026.
Dalam kegiatan latihan bersama Ranting Kota, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, yang dilaksanakan pada Jum’at malam (08/05/2026) di lapangan Sekretariat SH Terate Cabang Bojonegoro, turut jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ledok Kulon ini, para siswa sabuk putih baik yang reguler maupun privat mendapatkan penjelasan terkait segala sesuatu yang harus dilakukan demi kelancaran proses pengesahan.
Materi dalam Latihan Bersama (Latber) yang diikuti 250 siswa dari seluruh rayon di wilayah Ranting Kota ini antara lain, penyamaan jurus dan senam dasar. Latber dipimpin langsung pelatih cabang antara lain, Kangmas Nur Ali, Kangmas Mashury, dan Kangmas Margono.
Agenda lain selain penyamaan senam dan jurus adalah pemotretan, penyelesaian administrasi pengesahan, penjelasan tentang syarat dan tatacara serta uba rampe (sarana prasarana) yang harus disediakan oleh para calon warga.
Seiring dengan kegiatan latber yang merupakan agenda wajib diikuti para siswa putih juga dilakukan aksi kemanusiaan berupa donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Ranting Kota, Kangmas Tri Wahyu Utomo, menekankan pada para siswa calon warga dalam menyongsong pengesahan. Mas Ut juga mengingatkan para calon warga untuk benar benar mematuhi aturan dan ajaran dalam mempersiapkan diri menghadapi pengesahan nantinya.
”Jadi segala sesuatu, syarat syarat yang sudah dijelaskan oleh Kangmas Kangmas pelatih harus benar benar kalian patuhi,” tegas Kangmas Tri Wahyu Utomo.
Perihal kegiatan donor darah, warga senior yang akrab disapa Mas Ut ini menjelaskan, bahwa kegiatan donor darah ini adalah implentasi dari ajaran SH Terate, untuk itu meminta kepada semua siswa yang tidak punya kendala kesehatan agar mengikuti kegiatan donor darah. Sebab menurutnya donor darah adalah media beramal dan berbagi yang murah dan tidak membutuhkan biaya.
”Donor darah ini adalah sedekah yang tidak membutuhkan biaya. Untuk itu bagi yang tidak ada kendala kesehatan Monggo mengikuti donor. Tidak ada alasan takut jarum suntik, atau alasan lain yang dibuat buat,” tegas Mas Ut.
Kegiatan latihan bersama dan aksi kemanusiaan donor darah ini selain diikuti para siswa juga dihadiri para warga senior diantaranya Ketua Dewan Cabang Kangmas Suwarno, Ketua Cabang SH Terate Bojonegoro Kangmas Wahyu Subakdiono serta para warga senior dan pengurus cabang SH Terate Bojonegoro. (Tim Humas Plat S)

