PEMBINAAN : Ketua Ranting SH Terate Sumberrejo, Kangmas Suprayitno, saat memberikan pencerahan kepada ratusan warga baru 2026 di Padepokan SH Terate Ranting Sumberrejo.
Shteratebojonegoro.com – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Sumberrejo, Cabang Kabupaten Bojonegoro, Pusat Madiun, menggelar pembinaan bagi 144 warga baru angkatan 2026 di Padepokan SH Terate Ranting Sumberrejo, Selasa (21/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut setelah proses pengesahan warga baru sekaligus sebagai forum penguatan pemahaman terhadap materi yang telah diterima. Sebanyak 144 warga baru mengikuti pembinaan, terdiri atas 96 laki-laki dan 48 perempuan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Ranting SH Terate Sumberrejo Kangmas Suprayitno, S.Pd., Wakil Ketua Ranting Kangmas H. Sulastam, Wakil Sekretaris Ranting Mas Pendy Prasetyo, S.P., M.M., Wakil Bendahara Ranting Mas Hasim, Seksi Pembinaan Organisasi Mas Nurhadi, Seksi Pencak Silat Ajaran Ranting Mas Arifin, Seksi Pencak Silat Prestasi Ranting Mas Zaenal Arifin, S.T., serta Humas Ranting Mas Bagus Prasetyo, S.Ap.
Pembinaan berlangsung tertib, penuh semangat, serta tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan ajaran budi luhur yang menjadi dasar SH Terate. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi warga baru agar mampu mengamalkan nilai-nilai organisasi dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Ketua Ranting SH Terate Sumberrejo, Kangmas Suprayitno, mengucapkan selamat kepada seluruh warga baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SH Terate. Menurutnya, pengesahan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai warga.
”Selamat kepada seluruh warga baru. Dulu kalian dituntun, sekarang kalian harus mampu menjadi penuntun. Warga itu berarti menjadi teladan, baik dalam adab di keluarga, akhlak di masyarakat, maupun dalam menjaga persaudaraan,” ujarnya.

Kangmas Suprayitno mengingatkan, agar seluruh warga senantiasa berpegang teguh pada empat dasar SH Terate, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada nusa dan bangsa, setia kepada organisasi, serta menghormati sesama.
”Zaman boleh maju, tetapi prinsip jangan sampai luntur. Jangan berubah setelah disahkan menjadi warga. Justru sekarang ujian sesungguhnya dimulai. Buktikan kepada masyarakat bahwa SH Terate membentuk manusia berbudi luhur tahu benar dan salah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Ranting Kangmas H. Sulastam, menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurut Kangmas Sulastam, warga SH Terate harus menjadi pribadi yang kuat tanpa menyakiti, menang tanpa mengalahkan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan, mulai dari provokasi di media sosial hingga stigma negatif terhadap perguruan silat.
”Jadilah warga SH Terate yang berwibawa karena sikap, bukan karena keributan. Wujudkan ajaran Memayu Hayuning Bawana dengan memperindah kehidupan, dimulai dari lingkungan terdekat. Bantulah tetangga, hormati orang tua, para sesepuh, pelatih, dan seluruh saudara SH Terate. Jadilah warga yang membanggakan di mana pun berada,” pesannya.
Diharapkan melalui pembinaan ini, seluruh warga SH Terate, khususnya Ranting Sumberrejo mampu menjaga nama baik organisasi serta mengimplementasikan nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan budi luhur dalam kehidupan bermasyarakat.(Tim Humas Plat S)

